Sabtu, 19 Februari 2022

Gubernur Jatim Minta Seluruh Daerah Percepat Vaksinasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau vaksinasi di GOR Ki Mageti Magetan (foto Kominfo Jatim) 

Magetan - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada seluruh bupati walikota mempercepat proses vaksinasi, baik dosis 1, dosis 2, maupun booster.

"Pesan pak presiden secara umum adalah percepat vaksinasi. Yang belum vaksin, tolong segera cari yankes terdekat untuk vaksinasi, baik untuk dosis satu, dosis dua, apalagi booster," pinta Khofifah saat vaksinasi booster serentak Covid-19, oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), yang diselenggarakan Polda Jatim, di GOR Ki Mageti Magetan, Jumat (18/2/2022).

Melansir Kominfo Jatim, Gubernur juga meminta kepada masyarakat untuk turut mendorong percepatan capaian vaksinasi dengan mengajak anggota keluarga yang lain, agar segera menerima vaksin, khususnya lansia.

"Tolong seluruh masyarakat, kita mengajak anggota keluarganya yang kategori lansia mengikuti vaksinasi, baik dosis satu, dua maupun ketiga," ajak Khofifah.

Pada dasarnya, vaksinasi dosis 1 di Jawa Timur sudah hampir 90%, lebih tepatnya 89,3%. Khofifah berharap bisa segera mencapai 100%. Begitu juga dengan dosis kedua. Sebagaimana pesan Presiden Jokowi, agar vaksin diprioritaskan kepada lansia.

"Bahwa angka mortalitas dari pasien Covid-19 sekarang ini, baik varian Omicron maupun lainnya, rata-rata 69% adalah lansia," ucapnya.

Dan data Jawa Timur, angka kematian akibat Cpvid-19 tidak hanya terhadap lansia, tetapi karena ada komorbit. Dari komorbit paling tinggi karena diabet, kemudian hipertensi, dan ketiga komplikasi diabetes dan hipertensi, lalu keempat jantung.

"Ini terbesar penyebab mortalitas dari pasien Covid-19. Oleh karena itu, tolong semuanya bisa menyegerakan anggota keluarganya, terutama lansia yang belum mengikuti vaksinasi," imbuhnya.

Melibatkan TNI, Polri dan Satpol PP, peserta vaksin di Kabupaten Magetan ini tampak disiplin dan tertib menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pendaftaran diluar GOR, kemudian masuk ke area GOR, hingga mendapatkan suntikan vaksin.

Pada kesempatan tersebut, juga dilanjutkan dengan Gerakan Budaya Makan Telur yang dipandu oleh MC dari Pemkab Magetan. Serta penyerahan 500 Sembako kepada 5 perwakilan anak disabilitas.

Gerakan ini diawali Gubernur Khofifah dengan undang VIP lainnya, yakni Kapolda Jatim, dan Pangdam V Brawijaya, lalu diikuti oleh seluruh peserta vaksinasi didalam GOR sejumlah 300 orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar